Antrian Panjang Mita, Akademisi STAI Sula Pertanyakan Kinerja Satgas BBM

Transtimur.com – Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Minyak Tanah (Mita) di Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara mendapat sorotan keras dari akademisi STAI Babussalam Sula Fachri Kemhay.

Kepada Transtimur Media Grup (TMG) Fachri menegaskan kelangkaan BBM jenis Mita di Kepsul diduga ada kejanggalan. Menurutnya, sejak bulan-bulam sebelumnya tidak pernah terjadi antrian panjang BBM mita.

“Bahkan menunggu hingga berjam-jam baru mendapat bagian Mita,”kata Fachri Sabtu (24/12/2022).

Fachri pertanyakan kinerja Tim Satgas BBM yang dibentuk Pemda Kepsul yang didalam juga termasuk Kadis Perindakop Djena Tidore

“Sejauh ini belum juga ditemukan mafia BBM, yang menyebabkan terjadinya kelangkaan BBM di Kepulauan Sula, maka perlu dipertanyakan, bahwa apa fungsi dari pada Tim Satgas yang di bentuk oleh Pemda tersebut,”tegas Fachri.

Berdasarkan informasi yang beredar, bahwa BBM jenis Mita di bulan Desember ini, berkisar 470 ton, dan jika di bagikan dalam satu bulan, maka sudah pastinya tidak akan terjadi antrian panjang.

Penulis: Maradona DuwilaEditor: Lutfi Teapon