Transtimur.com – Plt Kepala Dinas Pendidikan Nasional (Kadiknas), Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul), Maluku Utara Maulan Usia membantah rumor yang beredar ditengah masayarakat terkait dugaan pemotongan Gaji Guru Honor Daerah (Honda).
Ia mengatakan bahwa dugaan pemotongan gaji guru honda alias Pungutan Liar (Pungli) tersebut tidak benar, bagi yang tidak percaya dengan ucapannya, itu silahkan tanyakan langsung kepada puluhan guru honda yang ada di Kepsul.
“Kalo kamong (kalian red) seng (tidak rer) percaya, tanya di berapa puluh guru honda yang ada di sula ini,”ujar Plt Kadiknas Maulana Usia kepada Transtimur Media Grup (TMG) Jumat (23/12/2022).
Maulana yang juga sebagai Kabag Humas Setda Kepsul itu bilang sejak dirinya menjabat sebagai Plt Kadiknas ini, tujuan dia hanya untuk mensejahtrakan dan melihat hak-hak guru di kepsul secara baik. Karena dirinya juga berawal dari guru Honor.
“Beta (saya red) dudu disini ini (Plt Kadiknas red) bagaimana mau lia guru ini sejahtera dan beta (saya red) mau lia guru ini dong (mereka red) dapat dong (mereka red) punya hak secara baik, karena beta tau beta susah, bagaimana ditugaskan di pelosok-pelosok desa,”jelas Maulana.
Jika masih ragu dengan apa yang disampaikan lanjut Maulana maka silahkan tanyakan saja secara langsung di seluruh guru honda di kepsul.
Maulana menambahkan, hidupnya suda sangat senang dan bahagia, buat apa harus mengambil sesuatu yang bukan miliknya, yang nantinya hanya untuk menjadi beban di dalam kubur.
“Beta pung hidup sudah sangat senang, Demi Allah, buat apa beta harus ambil orang pung barang, kemudian jadi beta dosa, Lailahaillallah,”ucpa Maulana.
Terkait gaji guru honda dua bulan yang belum dibayar, dirinya akan membayar melalui rekening guru honda masing-masing, dan itu hanya tinggal menunggu waktu pencairannya.
“Beta tau ada orang di diknas yang pung perbuatan itu, beta pastikan yang bersangkutan beta proses,”ancam Maulana.












