Transtimur.com – Menjelang Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 (Nataru) dan Hari Ulang Tahun (HUT) Pertamina Ke-65, PT. Sanana Lestari gelar operasi pasar murah.
Operasi pasar murah tersebur berlangsung di Desa Mangon, Kecamatan Sanana, Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul), Maluku Utara pada Sabtu (10/12/2022).
Direktue PT. Sanana Lestari Sofyan Anwar kepada awak media menyampaikan operasi pasar murah Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis minyak Tanah (Mita).
Dia bilang, BBM jenis Mita di Kepsul tidak langkah seperti isu yang beredar saat ini, namun yang keluar dari depot pertamina, itu berdasarkan aturan.
“Jadi untuk kelangkaan BBM jenis Mita menurut saya tidak tepat karna minyak masih belum tersalur semuanya, yang terpenting adalah pengawasan agar minyak tersalur sesuai mekanisme,”kata Sofyan.
Tambah Iyan sapaan akrab Sofyan bilang, dalam satu minggu ini Mita yang sudah dikeluarkan sekitar 90 ton dan yang tersisah masih sekitar 370 ton.
“dan yang keluarkan per hari itu 20 ton, maka suda pastinya kalau kelangkaan BBM dirinya yakin tidak benar,”jelas Sofyan.
Iyan menjelaskan, bahwa hari sabtu adalah hari libur, namun dirinya mengambil kebijakan untuk melakukan Operasi pasar, sekaligus merayakan Hut Pertamina Ke-65, dan Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Operasi pasar Murah ini, guna mempermudah masyarakat dalam melakukan pembelian, karena dengan menggunakan Kupon, agar tidak ada antrian panjang dan menyusahkan masyarakat.
Dan, kupon yang di buat oleh pihak PT. Sanana Lestari, berdasarkan jumlah minyak yang keluar dari pertamina, maka dengan 5000 liter, di bagi dengan 500 kopun, maka per kupon 10 liter, guna untuk 500 warga di Sula mendapatkan bagian.
Operasi Pasar ini juga, atas kerjasama antara Pemerintah daerah (Pemda) Kabupaten Kepulauan Sula, PT. Pertamina, dan PT. Sanana Lestari serta bantuan backup keamanan dari Polres Kepulauan Sula.
“Kemarin memang untuk alokasi ekstra droping BBM Mita untuk Natal dan Tahun Baru tidak ada. Namun, kita tetap berkoordinasi untuk tetap bisa dilakukan operasi,” terangnya
Operasi pasar yang digelar oleh PT. Sanana Lestari, PT. Pertamina, dan Pemda, mendapat apresiasi dari sejumlah warga Kecamatan Sanana, yang merasa bersyukur dengan adanya kebijakan itu.












