Transtimur.com – Terobosan Pemerintahan Daerah (Pemda) melalui Bagian Tata Pemerintahan Setda Kepulauan Sula (Kepsul), Maluku Utara yang tengah hadir ditengah masayarakat Desa dengan tujuan menertibkan adminisi desa dan sosialisasi penegasan tapal batas desa yang selama ini belum dilakukan.
Tidak hanya itu, Pemda Sula melalui Bagian Tata Pemerintahan juga memberi perhatian serius kepada perangkat desa terutama meja dan kursi kaur dan kasi yang belum ada, dan kantor BPD yang perlu direhab atau kontrak bangunan bagi belum ada kantor BPD.
Ini sebagai bentuk perhatian Pemda terhadap Pemdes dan BPD, karena selama ini malas tau dan anggap remeh padahal setiap bulan menerima hak tetapi tidak melaksanakan kewajiban. Padahal mereka adalah cerminan bagi masayarakat Desa setempat.
Hal ini di sampaikan langsung oleh Ketua Ana Sua Jakarta Raya (Anjaya) Risman Panigfat saat di temui wartawan Transtimur Media Group (TMG) selasa, (22/11/2022).
Baginya Kunjungan Kerja (Kunker) di 37 Desa di 6 Kecamatan di Pulau Mangoli merupakan sebuah terobosan baru dimasa Pemerintahan Bupati dan Wakil Bupati Hj. Fifian Adeningsi Mus dan Hi. Saleh Marasabesi.
“Kunker ini adalah langkah strategis untuk mengcroscek secara langsung sistem pengelolaan administrasi desa yang ada di 37 Desa dan 6 Kecamatan di pulau Mangoli,”kata Risman.
Oleh karenanya, Risman berharap Para Kepala Desa agar dapat menindak lanjuti arahan Kepala Bagian Tata Pemerintan Sula Suwandi H Gani dalam hal pengelolaan administrasi Desa dan kesiapan fasilitas kantor Desa dan kantor BPD.












