Ketua PWI Dan KWS Desak Polres Sula Segera Tuntaskan Kasus Penganiayaan Terhadap Wartawan.

Transtimur.com – Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Hartati Panigfat dan Ketua Komunitas Wartawan Sula (KWS) Sarmin Drakel, mendesak Polres Kepulauan Sula Maluku Utara, segera usut tuntas kasus penganiayaan terhadap mahasiswa PPL yang juga berprofesi sebagai wartawan, Nurindah Tidore, pada Sabtu (22/10/2022).

Ketua PWI Hartati Panigfat kepada Transtimur Media Group (TMG) Menyampaikan, tindakan yang di ambil oleh salah satu oknum guru di Madrasah Aliah Negeri (MAN 1) Sanana Inisial UJS, itu sangat melanggar kode etik sebagai guru.

Apalagi, tambah Hartati yang biasa di sapa Thati, Nurindah Tidore adalah perempuan dan juga selaku mahasiswa PPL, yang berprofesi Wartawan di salah satu Media Online Terbitan.com Yang menjabat sebagai biro Sula, kini mendapatkan tindakan represif tersebut.

Hartati Juga mendesak Kapolres Kepulauan Sula, Cahyo Widyatmoko agar segera tuntaskan kasus penganiayaan terhadap Wartawan Nurindah Tidore yang di lakukan oleh oknum guru MAN 1 Sanana.

Terpisah Ketua KWS Sarmin Drakel, memintah, agar kasus kekerasan penganiayaan terhadap wartawan ini, Kapolres segera di percepat usut tuntas.

Tambah Sarmin Yang sering di sapa Ekhi, kasus ini suda di laporkan oleh korban Nurindah Tidore, Namun kasus ini, terlihat nampaknya tertumpuk di meja Polres, alias jalan di tempat.

Lanjut Ekhi, hal ini menyakut dengan profesi wartawan, jadi kapolres di harap untuk segerah tuntaskan, karena kiranya suda pada beberapa minggu lalu, laporannya telah masuk ke SPKT Polres Kepulauan Sula.

Telah dilaporkan ke Polres Kepulauan Sula dengan laporan polisi, nomor: STTLP/182/X/2022/SPKT, atas dugaan penganiayaan yang diduga dilakukan oleh oknum guru inisial UJS di MAN 1 Sanana. (Maradona)