Warga Serbu Lapak Takjil di Depan Masjid Muhajirin

Ternate Transtimur.com – Menjelang waktu berbuka puasa, masyarakat Kota Ternate tampak memadati lapak penjual takjil yang berjejer di depan Masjid Muhajirin, Ternate Tengah, Kota Ternate. Antusiasme warga terlihat dari ramainya pembeli yang berburu berbagai jenis makanan dan minuman untuk berbuka puasa, Kamis (19/2/2026).

Sejak sore hari, kawasan tersebut sudah dipenuhi warga dari berbagai kalangan, mulai dari ibu rumah tangga, pekerja, hingga anak muda. Mereka tampak memilih aneka takjil yang dijajakan pedagang, seperti kolak, es buah, kue tradisional, gorengan, dan berbagai menu khas Ramadhan lainnya.

Salah satu warga, Rahma (32), mengaku sengaja datang lebih awal agar tidak kehabisan menu favoritnya. Menurutnya, lokasi di depan Masjid Muhajirin menjadi salah satu pusat penjualan takjil yang paling ramai setiap Ramadhan.

“Setiap tahun pasti ramai di sini. Banyak pilihan dan rasanya juga enak. Jadi sebelum pulang, saya sempatkan membeli untuk keluarga di rumah,” ujarnya.

Emi salah satu pedagang mengaku mengalami peningkatan pembeli yang signifikan dibanding hari biasa. Momentum Ramadhan menjadi berkah tersendiri bagi pelaku usaha kecil yang menjajakan takjil.

“Alhamdulillah, setiap sore ramai sekali. Biasanya mulai pukul 16.30 WIT sudah banyak pembeli,” kata Rasni pedagang kue tradisional.

Ia juga menyampaikan bahwa depan swering pantai falajawa ini ada berbagai macam kue-kue takjil dengan harga berfariasi. Ada juga menu khas India, Nasi Briyani yang di jual dengan harga per kotak 45.000. Selain itu ada juga Nasi Kabuli makanan khas orang Arab harganya rata-rata 45.000, ungkap Emi dengan gembira.

Selain menjadi tempat berbelanja, kawasan ini juga menjadi ruang interaksi sosial warga Kota Ternate. Suasana kebersamaan dan kebahagiaan menyambut waktu berbuka puasa terasa hangat di tengah keramaian.

Keberadaan pedagang takjil di depan Masjid Muhajirin tidak hanya memudahkan masyarakat mendapatkan hidangan berbuka, tetapi juga turut menggerakkan ekonomi masyarakat kecil selama bulan suci Ramadhan.

Fenomena ini menjadi potret khas Ramadhan di Kota Ternate, di mana tradisi berburu takjil menjelang berbuka puasa terus berlangsung dan menjadi bagian dari kehidupan sosial masyarakat.

Penulis: Iwan WambesEditor: Lutfi Teapon