Polres Halteng Masih Rampung Alat Bukti Naik Kasus Ke Tahap I

Transtimur.com — Polres Halmahera tengah (Halteng) masih menunggu direktur rumah sakit umum daerah (RSUD) ternate menunjuk sebagai saksi ahli untuk merampungkan alat bukti agar bisa naik ke tahap I.

Hal ini disampaikan, kasat reskrim Polres halteng, Taufik Saimima kepada awak media, senin (25/10/2021) menjelaskan, terkait dengan pemeriksaan saksi ahli kami sudah berkordinasi dengan pihak rumah sakit umum ternate.

Dilakukan tahap I terkecuali berkasnya sudah rampungkan namun saat ini ada beberapa saksi yang belum di periksa karena orang tua korban berada di patani selain itu ada saksi-saksi lain yang belum di periksa, ujarnya.

Dirinya juga tegaskan kepada timnya agar besok segera berangkat ke sofifi untuk lakukan pemeriksaan kepada dokter yang ada di sana dan pemeriksaan saksi ahli di rumah sakit umum daerah (RSUD) ternate supaya secepatnya, pungkas kasat reskrim.

“cuman memang kemarin sudah kami kordinasikan lantaran direktur pihak RSUD sementara di luar daerah, seandainya ada, kami suruh hubungi secepatnya agar ada penunjukan kira-kira siapa yang di tunjuk sebagai saksi ahli sesuai keahlian yang miliki”.

Pihaknya lakukan permintaan pemeriksaan kepada dokter ahli kulit dan kelamin kalau semuanya sudah diperiksa maka akan masuk ke tahap I, kata

Kalau untuk berapa orang yang terlibat dalam kasus tersebut akan di liat namun banyak orang mengira kejadian pemerkosaan di lakukan ke 6 orang pada hari itu dengan tempat yang sama, jelasnya

Kejadian tersebut yang dilakukan ke 6 orang bukan di satu tempat tetapi dengan tempat yang berbeda-beda, ini yang menyulitkan penyidik terkait dengan persoalan pembuktian, tegas kasat teskrim

Kasus tersebut dia harus mempunyai minimal dua alat bukti sesuai dengan pasal 184 KUHP,”misalkan di visum ini dia masuk kejadian terakhir atau kedua”.

Dirinya juga menghimbau kepada masyarakat agar kasus tersebut di percayakan sepenuhnya ke pihak kepolisian untuk menanganinya, karena kalau bercerita penyidikan ada di pihaknya atau mau di jerat dengan pasal berat sesuai dengan perbuatanya,

Tetapi jelasnya polres halteng akan tetap bekerja keras melakukan proses penyidikan sehingga para tersangka di jerat sesuai dengan perbuatanya, tutup kasat reskrim, Taufik Saimima. (ril)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *