Masa Aksi Tutup Akses Jalan PT. Pertamina Ternate

Transtimur.com — Setelah aksi sempat jeda pada pukul 12:00 wit, massa aksi kembali melanjutkan aksi pukul 14:00 namun emosi masyarakat sempat terpancing dan memaksa masuk  kedalam halaman PT Pertamina (persero) fuel terminal ternate.

Pasalnya saat massa aksi meminta kepada pihak PT. pertamina untuk memberikan kejelasan terkait dengan tuntutan mereka tak hanya itu massa aksi juga sempat menggoyangkan pintu pagar hingga nyaris rusak namun berhasil dihalau oleh aparat kepolisian maluku utara.

Salah satu massa aksi sambil berteriak sambil berusaha merobohkan pintu pagar, “kami tidak akan tinggalkan tempat ini selama pemerintah kota Ternate dan Pihak PT. pertamina tidak keluar menemui kami”,cecarnya.

Sementara manager PT. pertamina fuel terminal Ternate, Sebedeus Pangandaheng saat dikonfirmasi, senin (30/8/2021) diruang kerjanya mengatakan, jadi massa aksi ini menuntut agar pertashop melakukan pelayanan terutama kepada nelayan masyarakat jambula.

Sebenarnya kami dari PT. Pertamina sangat mendukung dengan hadirnya pertashop yang berada dikelurahan jambula kecamatan pulau Ternate, bebernya.

“terhambatnya pertashop beroperasi karena adanya pro dan kontra masyarakat sehingga itu menjadi kendala”.

Menurutnya, jadi ini merupakan ranah SDM  sebagai sespri Manager akan berkomunikasi dengan pemerintah kota Ternate.

Sampai berita ini ditayangkan massa aksi belum membubarkan diri dan menutup jalan akses masuk ke PT. Pertamina (persero) fuel terminal Ternate. (ril)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *