Dinas Pendidikan Kota Ternate Menindak Lanjuti Rekomendasi Gustu Covid-19

Plh Kadiknas Kota Ternate, Muhamad J. AR

Transtimur.com– Dinas Pendidkan Kota Ternate, Maluku Utara, melakukan rapat evaluasi proses belajar mengajar tingkat Sekolah Dasar (SD).

Rapat evaluasi yang dilaksanakan belum ini sebagai bentuk tindak lanjut rekomendasi Satuan Gugus Tugas (Satgus) Covid-19, yang meminta pihak Diknas Kota Ternate meninjau kembali proses belajar mengajar tatap muka.

“rekomendasi dari satgas Covid-19, meminta peninjauan kembali (PK) simulasi belajar tatap muka,”kata Plh Kadis Pendidikan Kota Ternate, Muhamad J. AR kepada transtimur.com Senin (22/2/2021).

Dalam Rekomendasi tersebut, kata Muhamad, ada saran bijak dari satgas Covid-19 Kota Ternate terkait dengan perbedaan prilaku siswa SD dengan siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Ternate. Perbadaan ini, membuat dirinya lebih jeli dalam mengambil kebijakan, apakah proses pembelajaran dilaksanakan secara Daring (Online) atau Luring (Offline)

“Saya mendapat informasi dari Gugus tugas, bahwa ada sekolah yang mengikuti protokol Covid dan ada yang tidak disiplin dimana akan berdampak pada siswa yang terancam terpapar Covid-19,”tuturnya.

Menurutnya, langkah untuk mencegah atau memutuskan mata rantai Covid-19, harus dengan adanya ketegasan dari pihak sekolah. Disisi lain, Dinas Pendidikan juga terus memantau dan mengevaluasi.

Dirinya juga menyadari dengan merebahnya Covid-19, banyak orang tua siswa yang resah anak mereka tidak belajar dengan baik seperti hari-hari sebelumnya.

“Langkah tepatnya anak SD harus diselamatkan karena jumlah siswanya banyak dan ada juga SD yang terkumpul dalam kawasan, itu siswa mudah terpapar  Covid-19,” jelasnya.

Muhamad bilang, sudah tentu timbul pertanyaan, mengapa SMP belum melakukan belajar daring (Online), karena mengacu pada usia, karena usia sangat berpengaruh pada prilaku siswa.

Ia mengatakan, saat ini proses belajar tatap muka sudah dilakukan di sekolah di wilayah Kecamatan Moti, Kecamatan Ternate barat, kecamatan Batang Dua dan Kecamatan Ternate pulau yang dinyatakan zona aman,tutupnya.(Abril)

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *