Kuasa Hukum Andreas Angkat Bicara Terkait Sengketa Tanah di Desa Fagudu

Kuasa Hukum Andreas Ham Mandagi

Transtimur.com-Kuasa Hukum, pada kantor Hukum Hitno Kossy, Salim, Serly (HSS) Adha Buamona, S.H.I, Angkat bicara terkait sengketa tanah di Desa Fagudu, Kecamatan Sanana, Kabupaten Kepulaun Sula Provinsi Maluku Utara.

Pasalnya, tanah yang menjadi objek sengketa tersebut telah dijual kepada Andreas Ham Mandagi oleh pemilik sebelumnya almarhum Djoni Salmon. Saat ini tanah tersebut dipersoalan oleh anak Almrhum Djoni Salmon bernama Budi.

Adha yang merupakan salah satu anggota Tim Hukum pada kantor Hukum (HSS) mengatakan, kami selaku kuasa hukum klien kami atas nama, Andreas Ham Mandagi merasa keberatan dengan tindakan yang dilakukan oleh Budi, anak Almarhum Djoni Salmon, yang tanahnya sudah Di jual Bapaknya.

“Padahal sesungguhnya Objek tanah tersebut telah berpindah hak kepemilikan atas nama bapak Andreas Ham Mandagi sesuai dengan surat perjanjian jual beli tanah Kamis tertanggal, 07 April 2022,”ujar Adha melalui Via WhatsApp yang terima redaksi Transtimur.com, Rabu (22/6/2022).¬†

Ia mengatakan, secara Hukum objek tanah tersebut sah di kuasai klien kami Andreas Ham Mandagi melalui surat jual beli yang di terima oleh klien kami.

“Dengan dasar surat jual beli itu bahwa objek tanah tersebut sudah di jual oleh Almarhum Djoni Salmon kepada Andreas Ham Mandagi. Andreas

sebagai pembeli pembeli tanah tersebut. namun hari ini anaknya Budi mengklaim miliknya selaku Ahli waris,”Jelas Adha.

Oleh karena itu, selaku kuasa hukum Adreas Ham Mandagi, tim hukum HSS mengambil  jalur hukum dengan melaporkan Budi ke Polres Kepulauan Sula. Budi dilaporkan pada Selasa (20/6/2022). ini dilakukan demi kepentingan kliennya Adreas Ham Mandagi., ujar Adha Buamona.

“Hal ini nanti kita liat proses hukumnya, sebab jika yang bersangkutan (Budi) merasa itu benar miliknya silahkan gugat. kami selaku kuasa hukum siap melayani, dan klien kami sangat taat hukum,”ujarnya menutupi.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.