Setahun Kasus DAK dan DD Masih Dalam Pengumpulan Data

Kasi Pidsus Kejari Sula, Willi Febri Ganda

Transtimur.com – Kasus dugaan korupsi dana alokasi khusus (DAK) Dinas Pendidikan Kabupaten Sula yang ditangani pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) kabupaten kepulauan Sula tak ada progres.

Tidak hanya kasus DAK Diknas, dugaan korupsi anggaran dana desa (DD) desa Kou dan Desa Meneluli juga tak kunjung ada titik terang.

Kedua kasus yang ditangani sejak tahun 2021 kemarin itu saat ini masih dalam tahap pengumpulan bahan keterangan dan data.

Kepala Sub Penyidikan Pidana Khusus Kejari Sula, Willi Febri Ganda menuturkan, kasus ini sementara masih dalam tahapan pengumpulan bahan keterangan dan data.

Pihaknya sudah meminta tambahan keterangan dari beberapa saksi serta meminta beberapa data terkait pengadaan fisik maupun barang yang dikelola dengan DAK Diknas tahun 2020.

“Jadi kami masih pengumpulan alat bukti. Jika sudah memenuhi dua alat bukti barulah dilakukan penetapan tersangka.

Namun menurut Febri, pihaknya akan berupaya semaksimal mungkin untuk secepatnya menuntaskan kasus korupsi DAK Diknas di tahun ini jika sudah memenuhi alat bukti sekurang – kurangnya dua alat bukti,” Ujarnya kepada wartawan, Selasa (21/6/2022) tadi.

Sementara untuk kasus DD desa Kou dan Meneluli tahun 2019 yang merupakan pelimpahan dari aparat pengawas internal pemerintah (APIP) juga sedang didalami. Dalam kasus ini, Kejari telah memanggil 14 orang, baik dari Desa Kou maupun Desa Meneluli untuk diperiksa

“Namun ada beberapa pihak yang tidak koperatif dalam proses penyeledikan. Kami sudah panggil, tapi tidak hadir. Entah kemungkinan ada kendala cuaca atau apa, kami tidak tahu,” katanya.

Dalam kasus ini juga, kata dia, berdasarkan keterangan dari APIP bahwa ada indikasi kerugian negara. Sehingga itu, pihaknya nanti akan melakukan ekspose di internal untuk ditentukan ke tahap selanjutnya.

“Dari hasil ekspose itulah yang bisa menentukan, apakah naik ke tahapan selanjut yakni dari tahapan penyeledikan penyidikan atau dihentikan,” pungkasnya. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.