Pedri Jelaskan Taktik yang Diterapkan Xavi Hernandez di Barcelona

Pedri telah menjelaskan taktik yang diterapkan oleh Xavi Hernandez di Barcelona.

Transtimur.com Pedri telah menjelaskan taktik yang diterapkan oleh Xavi Hernandez di Barcelona.

Gelandang Barcelona, Pedri, telah memberikan komentar menarik terkait dengan gaya bermain Barcelona.

Dalam penuturannya, Pedri mengatakan bahwa dia suka dengan cara Barcelona mencari kemenangan yang dilakukan lewat penguasaan bola.

Sementara klub lain, dalam pandangan Pedri, hanya puas meraih kemenangan, bahkan meski harus lewat permainan yang buruk.

Selain itu, Pedri juga menjelasakan mengenai taktik yang diterapkan oleh Xavi Hernandez.

Menurut penjelasan Pedri, Xavi punya ide yang jelas mengenai gaya bermain yang akan diterapkannya di Barcelona.

 

Hal tersebut kemudian membuat Xavi bisa memberikan instruksi yang jelas kepada setiap pemainnya, terutama yang ada di posisi gelandang.

Pedri, yang saat ini masih berusia 19 tahun, mengatakan Xavi meminta gelandang tengah untuk selalu berada di antara ruang antarlini.

“Saya akan mencoba memainkan permainan saya di mana pun saya berada,” kata Pedri, dilansir BolaSport.com dari Marca.

“Akan tetapi, memang benar bahwa saya akan lebih menderita di tempat lain.”

“Beberapa klub puas dengan kemenangan, bagaimanapun mereka melakukannya.”

Barcelona ingin menang, tetapi melakukannya dengan memainkan bola, menciptakan peluang, dengan ide ini. Saya lebih menyukai sepak bola ini.”

“Xavi memiliki ide yang sangat jelas.”

“Dia memberikan instruksi yang sangat jelas tentang apa yang harus kami lakukan di posisi masing-masing.”

“Gelandang dalam harus berada di ruang antarlini, bola bergerak dari satu sisi ke sisi lain.”

“Hal-hal yang dia lakukan ketika dia bermain, dia coba tanamkan kepada kami.”

“Seorang gelandang tengah harus bisa menjaga kedalaman.”

“Jika Anda keluar dari posisi, ketika Anda kehilangan bola, Anda tidak dapat menekan dengan cara yang Anda butuhkan, Anda tidak akan sampai di sana.”

“Dia harus menahan, menarik, meninggalkan orang lain satu lawan satu, kita tahu dia bisa menghadapi lima, enam dan mengatasi mereka,” tutur Pedri menambahkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.