Ketua Komsi I Klarifikasi Pernyataan Salah Satu Anak Buahnya

Transtimur.com – Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara, La Ode Asiran Jodi melakukan klarifikasi pernyataan salah satu anak buahnya Azhar Makean terkait pemanggilan paksa Kabag Pemerintahan Kepulauan Sula, Maluku Utara, Senin (30/5/2022).

Pasalnya, pernyataan salah satu anggota Komisi I DPRD Azhar Makean di sejumlah Media Online tidak mewakili Komisi I.

Bacaan Lainnya

“Jadi sebenarnya persoalan pemanggilan paksa itu sebenarnya penyampaiannya itu benar-benar dari komisi I itu sebenarnya tidak,”beber La Ode Asiran Jodi.

Politisi Partai Demokrat itu bilang, terkait dengan pemanggilan paksa terhadap Kabag Pemerintahan yang disampaikan salah satu anggota Komisi I, itu sebearnya diskusi melui rapat-rapat internal Komisi I.

La Jodi menjelaskan, pemanggilan paksa bisa saja dilakukan tapi dengan menggunakan hak kami yakni hak interplasi dan bisa juga hak angket bukan melalui Komisi I.

“Pemanggilan Paksa bukan memalalui komisi I tetapi melalui panitis khusus (Pansus) untuk menggunakan hak-hak yang melekat yakni hak interplasi dan hak angket,”jelas Jodi.

Jodi bilang, hak angket digunakan untuk meminta pertanggung jawaban Kepala Daerah terkait barang kali ada permasalahan yang dilakukan oleh Kepala Dinasnya atau Kepala Bagiannya.

“Misalnya dalam hal pemanggilan Komisi I melakukan RDP dengan Dinas terkait yang menjadi mitra kerja, terus Dinas tersebut tidak hadir itu kami bisa melakukan pemanggilan paksa tetapi bukan melalui komisi I, dia sudah masuk pada wilayah panitia khusus,”ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.