Ketua Komisi II DPRD Sebut Perencanaan Pasar Manatol Amburadul

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Kepulauan Sula, Safrin Gailea

Transtimur.com –Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Kepulauan Sula Maluku Utara Safrin Gailea menyoroti Pasar Manatol yang terletak di Desa Falabisahaya, Kecamatan Mangoli Utara yang terkesan mubajir.

Kenapa tidak, pasar manatol dibangun sejak tahun 2018 lalu hingga 2022 ini tidak bisa difungsikan oleh pedagang setempat. Padahal proyek tersebut menghabiskan anggaran APBD dan DAK 2018 sebesar Rp 6 miliar lebih.

Bacaan Lainnya

Kepada Transtimur.com melalui Via Telpon pada Senin (23/5/2022), Safrin menyebutkan, sebenarnya pembangunan Pasar tersebut berawal dari perencanaan yang amburadul.

Seharusnya lanjut Safrin, untuk mendesain suatu proyek harus di dahului dengan tinjauan lapangan atau analisis lapangan.

“setelah analisis lapangan, dari situ baru bisa merencanakan suatu kegiatan pembangunan, apakah lokasi tersebut layak atau tidak,”jelas Safrin.

Politisi Partai Nasdem itu bilang, suatu kegiatan pembangunan pada akhirnya akan membutuhkan outcame yang baik, yang berarti bahwa pembagunan tersebut bermuara pada suatu pemanfaatan yang baik.

“Jadi penempatan lokasi pembangunan pasar Manatol itu tidak di dasarkan pada satu analisis lapangan, akhirnya menempatkan suatu proyek asal jadi sehingga jauh dari asas manfaat,”kata mantan Sekretaris Daerah (Seda).

Bahkan secara tegas Safrin menyebutkan bahwa, Itu juga kekeliruan pemerintah daerah yang lalu makanya menempatkan pasar yang jauh dari pemukiman warga. Tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.